warning: Creating default object from empty value in /home/akarpxgi/public_html/web/doktermaya/modules/taxonomy/taxonomy.pages.inc on line 33.

Balita, Pria, Wanita, Anak, Bayi, Suami-Istri, Kehamilan, Persalinan, Laktasi, Umum, Nutrisi, Bugar, Psikologi

5 Besar Penyakit yang Sering Diidap Wanita

Submitted by fery on Mon, 03/12/2012 - 11:02

Penyakit bisa menyerang siapa saja. Namun, wanita lebih berisiko terjangkit suatu penyakit. Kenalilah berbagai penyakit yang sering diidap wanita, dilansir melalui Boldsky (7/3).

Osteoporosis
Saat wanita menginjak usia 40 tahun, rasa sakit dan nyeri akan menjadi teman keseharian dalam hidupnya. Penyebabnya ialah kurangnya jumlah kalsium dalam tulang. Maka, jika Anda tidak ingin duduk di kursi roda saat menginjak usia 50 tahun, mulailah menabung kalsium demi tulang yang sehat. Makan makanan berkalsium tinggi, seperti keju, yogurt, brokoli, sawi dan ikan. Selain itu, rutin melakukan olahraga agar penyerapan kalsium maksimal dan lengkapi dengan berjemur pada waktu pagi.

Serangan Jantung

Olahraga Mendorong Produktivitas Kerja

Submitted by fery on Mon, 03/12/2012 - 10:58

OLAHRAGA bukan hanya penyumbang terbesar bagi kesehatan tubuh. Namun bagi Anda yang kerap mengalami kepenatan akibat bekerja, ada baiknya Anda berolahraga rutin. Hal tersebut merupakan hasil sebuah penelitian dari Universitas Tel Aviv dan Universitas Haifa terhadap 1.632 pekerja di Israel.

Dalam penelitian tersebut para peneliti mewawancarai pekerja tentang perkembangan kesehatan selama sembilan tahun terakhir. Setelah dibagi menjadi empat kelompok dengan rutinitas olahraga yang berbeda-beda, peneliti kemudian mengamati kebiasaan olahraga para pekerja tersebut.

Agar Anak Aman bersama Binatang Peliharaan

Submitted by fery on Mon, 03/12/2012 - 10:57

KOMPAS.com - Sebagian anak sangat suka binatang, sementara binatang sendiri terkadang menganggap anak-anak sebagai suatu ancaman. Itu sebabnya, seringkali terjadi anak-anak tiba-tiba digigit binatang peliharaan yang selama ini tampaknya begitu jinak dan patuh.

Tidak seperti orang dewasa yang mengerti untuk tidak mengganggu "wilayah kekuasaan" anjing atau kucing (baik milik sendiri maupun orang lain), anak-anak tidak kenal takut untuk mengelus, menepuk, bahkan menarik telinga binatang-binatang ini.

Sebenarnya, reaksi menggigit atau mencakar yang dilakukan oleh anjing atau kucing itu bukan karena hewan ini tidak patuh dan galak. Menurut Rebecca Ledger, clinical ethologist dari Vancouver, Kanada, yang meneliti seputar perilaku binatang, reaksi itu dilakukan karena binatang merasa kesakitan atau ketakutan. Nah, agar anak-anak bisa bermain dan bergerak di lingkungan yang memelihara binatang, orangtua sebaiknya melakukan beberapa hal berikut:

Waspadai Bullying pada Remaja

Submitted by fery on Mon, 03/05/2012 - 10:02

Bullying atau kekerasan yang dialami anak, bahkan remaja sekalipun seakan sudah menjadi kebiasaaan dan kewajaran, hal ini jelas amat menghawatirkan. Kekerasan yang dialami remaja bukan hanya menyasar pada fisik namun juga psikologis
kekerasan yang dilakukan oleh sesama remaja banyak dijumpai di ruang publik di jalan raya, perumahan, kampus bahkan sekolah, bahkan ditempat terakhir ini kekerasan menjadi masalah yang sangat serius.

Kekerasan yang dilakukan oleh remaja yang demikian menghawatirkan ini disinyalir banyak dipengaruhi oleh contoh buruk orang tua dan tayangan televisi yang seringkali menayangkan adegan-adegan kekerasan

Bila dahulu bullying terjadi berupa pemukulan, penghinaan dengan kata-kata kasar dan sebagainya yang bisa saja hanya berlangsung di sepanjang koridor sekolah, namun kini bullying bisa dilakukan diberbagai media dunia maya (internet) termasuk media jejaring sosial

Cara Cerdas Kurangi Gula

Submitted by fery on Mon, 03/05/2012 - 09:59

ASUPAN gula yang terlalu banyak juga dikhawatirkan akan menghancurkan mimpi mereka yang sedang menjalankan program diet dan menghindari diabetes. Lalu bagaimana ya cara cerdas kurangi asupan gula? Yuk, intip tips berikut:

1. Konsumsilah makanan yang dibuat di rumah. Dengan begitu Anda dapat memantau asupan gula dalam menu harian Anda. Hal tersebut juga dapat berlaku untuk bekal Anda di tempat kerja.

2. Buah merupakan sumber vitamin terbaik bagi tubuh. Namun banyak yang memilih mengkonsumsinya dalam bentuk jus karena dianggap lebih praktis. Hal tersebut boleh Anda lakukan, namun jangan menambahkan gula ke dalamnya.

3. Jika Anda merupakan seseorang yang hobi mengkonsumsi camilan, ada baiknya Anda waspada akan hal ini. Pilihlah jenis camilan sehat yang mengandung sedikit gula, atau lebih aman pilihlah camilan yang menggunakan pemanis alami seperti madu.

4. Jauhi jenis minuman bersoda. Tanpa Anda sadari, sebenarnya minuman bersoda mengandung limpahan gula.

10 Sikap yang Membuat Pria Nyaman di Dekat Wanita

Submitted by fery on Mon, 03/05/2012 - 09:54

Jakarta - Banyak wanita yang secara tidak sadar melakukan hal-hal yang membuat pria merasa risih. Sesuatu yang mungkin dapat mempermalukan diri mereka di hadapan pria.

Saat pendekatan dengan seorang pria, Anda harus tahu hal-hal yang bisa membuatnya nyaman berlama-lama di dekat Anda. Untuk itu, sebaiknya Anda menjaga perilaku agar membuat pria selalu merasa nyaman di samping Anda. Berikut sepuluh hal yang wajib Anda ketahui.

1. Jika Seorang Pria Menghubungi Anda, Bukan Berarti Dia Tertarik
Seperti yang dikutip dari Times of India, wanita sering merasa 'kepedean' saat pria mengirimkannya pesan singkat bahkan meneleponnya beberapa kali. Jangan langsung menganggap bahwa pria itu menaruh rasa pada Anda. Bisa saja dia hanya ingin berteman.

2. Jangan Memakai Make up yang Berlebihan

5 Olahraga Menyenangkan Bersama Pasangan

Submitted by fery on Thu, 03/01/2012 - 09:58

Kesibukan yang padat, sering membuat pasangan tak bisa meluangkan waktunya bersama-sama. Berolahraga bersama pasangan merupakan ide yang bagus agar tetap fit sekaligus menikmati quality time Anda berdua.

Berikut ini beberapa olahraga yang bisa Anda coba untuk dilakukan bersama pasangan, dikutip melalui boldsky, Rabu (15/2).

Menari
Menari merupakan salah satu olahraga yang paling disukai diantara pasangan. Anda bisa mempelajari suatu jenis tarian sekaligus membakar lemak. Menari juga termasuk olahraga yang efektif menurunkan berat badan. Salsa, tap dance dan tari jive merupakan jenis-jenis tarian yang banyak dipilih pasangan untuk menghabiskan waktu bersenang-senang bersama sambil membentuk tubuh ideal.

Jogging

Hamil di Usia 30 Tahun tak Selamanya Berisiko

Submitted by fery on Thu, 03/01/2012 - 09:57

Banyak alasan yang membuat seorang wanita menunda menikah dan memiliki momongan. Fenomena hamil di usia pertengahan (30 tahun) atau bahkan lebih tua bukan tanpa risiko dan mitos. Banyak orang percaya bahwa kehamilan yang terlambat (usia di atas 30 tahun) cenderung berisiko, tidak sehat dan penuh dengan komplikasi. Tapi hal itu tidak selamanya benar.

Konsultan kesehatan kandungan dan kebidanan di Moolchand Fertility & IVF New Delhi India, Dr. Shweta Gupta, mengatakan bahwa kehamilan yang terlambat tidak selamanya buruk dan berisiko bagi perempuan, dengan mengacu pada beberapa alasan berikut ini:

1. Kemajuan iptek

Berjalan Kurangi Resiko Sakit Jantung

Submitted by fery on Thu, 03/01/2012 - 09:44

Kemampuan manusia untuk berjalan telah menjadi bagian penting dari kesuksesan manusia sebagai bagian dari spesies.Seperti dilansir dailymail, para ilmuwan berpendapat berjalan menjadi salah satu hal yang baik untuk tubuh karena tubuh dirancang sedemikan rupa untuk melakukan gerakan tersebut.

"Nenek moyang kita tidak berlari melainkan berjalan. Setidaknya 15mil sehari ketika mereka berburu," ungkap Michael Depledge, profesor kesehatan masyarakat dan lingkungan dari Universitas Essex.

Sementara itu, Sammy Margo, fisioterapis menuturkan pada dasarnya tubuh tak menyukai "kejutan", atau pun gerakan yang agresif ketika jogging (berlari).

Berbeda dengan berjalan yang memungkinkan jantung untuk memompa dengan ritmik yang sama. Ini merupakan cara yang paling efisien untuk sirkulasi darah dalam jantung.

Usir 5 Kekhawatiran Jelang Persalinan

Submitted by fery on Tue, 02/28/2012 - 10:03

Ibu hamil kerap memiliki kekhawatiran akan kehamilan, janin yang dikandungnya, hingga persalinan. Alih-alih bahagia menanti kehadiran sang buah hati, ibu justru dikuasai rasa khawatir yang sebenarnya hanya akan menambah ketegangan saat menjalani persalinan.

Kalaupun ibu hamil merasa khawatir, ada baiknya segera mengindentifikasi kekhawatiran tersebut dan mencari solusinya. Kekhawatiran saat hamil muncul karena ibu terlalu banyak menerima dan menyerap informasi tanpa menyaringnya, atau karena memang mengalami masalah emosi seperti cemas atau panik, selain juga karena minimnya dukungan dari orang terdekat semasa kehamilan.

Dr Ridwan SpOG dari Kemang Medical Care Hospital menjelaskan ada lima kekhawatiran yang kerap dialami ibu hamil. Biasanya rasa takut muncul sejak trimester dan semakin menjadi jelang persalinan kalau kekhawatiran tersebut tak teratasi dengan baik.

Syndicate content
© 2008 Akar Prima Nusantara Drupal theme by Kiwi Themes.