warning: Creating default object from empty value in /home/akarpxgi/public_html/web/doktermaya/modules/taxonomy/taxonomy.pages.inc on line 33.

Balita, Pria, Wanita, Anak, Bayi, Suami-Istri, Kehamilan, Persalinan, Laktasi, Umum, Nutrisi, Bugar, Psikologi

Bahaya di Balik Obat Tidur

Submitted by fery on Thu, 07/05/2012 - 09:50

Obat tidur seringkali menjadi andalan para penderita insomnia. Namun berhati-hatilah dalam mengonsumsi obat tidur. Penyalahgunaan obat ini bisa membuat Anda tertidur selamanya.

Para peneliti dari sebuah klinik tidur di California mengungkapkan, orang-orang yang mendapatkan resep obat tidur beresiko lima kali lebih tinggi mengalami kematian dibandingkan dengan yang bukan peminum obat tidur.

Penelitian tersebut dilakukan terhadap 10.529 orang yang mendapat resep obat tidur dan 23.600 orang yang tidak. Kedua kelompok responden memiliki rentang usia, status kesehatan, serta status ekonomi yang sama.

Dalam membandingkan kedua kelompok tersebut, para peneliti mengungkapkan bahwa seseorang yang minum 18 pil tidur dalam setahun, risikonya mengalami kematian 3,6 kali lebih tinggi dibanding yang tidak mengonsumsi obat tidur sama sekali. Sementara itu, yang mengonsumsi obat tidur antara 18-132 pil dalam setahun risikonya naik menjadi lima kali lipat.

Madu dan Manfaatnya Bagi Kesehatan Ibu dan Anak

Submitted by fery on Tue, 07/03/2012 - 08:31

MADU adalah makanan yang mengandung aneka zat gizi seperti karbohidrat, protein, asam amino, vitamin, mineral, dekstrin, pigmen tumbuhan dan komponen aromatik. Bahkan dari hasil penelitian ahli gizi dan pangan, madu mengandung karbohidrat yang paling tinggi diantara produk ternak lainnya seperti susu, telur, daging, keju dan mentega sekitar (82,3% lebih tinggi). Setiap 100 gram madu murni bernilai 294 kalori atau perbandingan 1000 gram madu murni setara dengan 50 butir telur ayam atau 5,675 liter susu atau 1680 gram daging. Dari hasil penelitian terbaru ternyata zat-zat atau senyawa yang ada di dalam madu sangat komplek yaitu mencapai 181 jenis.

Olahraga Turunkan Risiko Kanker Payudara

Submitted by fery on Tue, 07/03/2012 - 08:28

​Olahraga tak hanya sekedar membuat badan bugar, namun juga meminimalisir risiko penyakit tertentu.

Temuan terbaru oleh peneliti Amerika menunjukkan bahwa olahraga rutin bisa mengurangi risiko kanker payudara hingga 30 persen.

Sebelumnya, peneliti telah melakukan penelitian yang melibatkan 1.500 perempuan dengan kanker payudara dan 1.550 perempuan bebas kanker pada usia yang sama.

Mereka diwawancarai mengenai kebiasaan berolahraga dan gaya hidupnya, seperti merokok dan minum alkohol.

Temuan yang diterbitkan dalam Journal of Cancer menemukan wanita yang rata-rata berolahraga 9-17 jam seminggu memiliki 30 persen lebih rendah untuk menderita kanker payudara dibandingkan wanita yang malas berolahraga.

Apa yang Buat Payudara Nyeri Saat Jelang Menstruasi?

Submitted by fery on Tue, 07/03/2012 - 08:25

Menjelang haid, tubuh wanita mengalami banyak perubahan yang dinamai PMS (premenstrual syndrome). Selain mood yang naik turun, gejala PMS seringkali ditandai dengan timbulnya rasa nyeri pada payudara. Mengapa bisa terjadi?

Menurut dr. Dhely Lesthama SpOG, dokter spesiali obstetri-ginekologi, Payudara nyeri atau terasa membesar sebelum dan saat menstruasi adalah normal dan tidak berbahaya jika nyerinya tidak terjadi terus menerus. Nyeri tersebut terjadi karena adanya perubahan hormon estrogen.

Hal yang tak jauh berbeda diungkap oleh dr Denni Joko Purwanto SpBK Onk, spesialis bedah onkolog. Menurut dr Denni, saat menjelang mensturasi payudara wanita secara fisiologis dipengaruhi oleh hormon. Akibatnya, payudara menjadi sembab dan kencang sehingga timbul rasa nyeri.

WHO Mengidentifikasi Bahaya Asap Knalpot

Submitted by fery on Mon, 07/02/2012 - 10:51

BADAN Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa asap knalpot sangat membahayakan masyarakat. Risiko tersebut akan semakin kompleks bagi mereka yang tinggal di kota besar dengan paparan udara yang sangat tidak sehat.

Kurt Straif, Direktur Departemen IARC menyebutkan ada banyak kasus kanker paru-paru yang terkait dengan paparan asap diesel dari knalpot kendaraan. Straif mengatakan, asap tersebut memengaruhi beberapa kelompok termasuk pejalan kaki di jalan, penumpang dan awak kapal, pekerja kereta api, sopir truk, mekanik, penambang dan orang-orang mengoperasikan mesin berat.

Risiko terserang kanker dari asap knalpot memang kecil, namun jika dihirup dalam waktu yang relatif sering, kondisi tersebuta akan menaikkan status knalpot sebagai pemicu kanker (karsinogen). Lanjutnya, mungkin ada banyak kasus kanker paru-paru yang terkait dengan paparan asap diesel dari knalpot kendaraan.

Meningkatkan Ketertarikan Anak Belajar

Submitted by fery on Mon, 07/02/2012 - 10:48

Mendidik anak belajar cukuplah sulit. Kadang kita butuh kesabaran yang lebih untuk membuat anak kita mengerti bagaimana pentingnya belajar.

Belajar bagi anak, terutama anak kecil, haruslah menyenangkan dan tanpa tekanan sehingga anak akan lebih mudah menyerap pelajarannya dan lebih mudah menerima kalau belajar sebenarnya sangat di perlukan.

Membuat suasana belajar yang menyenangkan untuk anak memang harus diakui tidaklah mudah. Diperlukan kegiatan yang persuasif dan sesuai dengan ketertarikan si anak sehingga anak dapat dengan mudah diajak untuk belajar.

Lingkungan yang kondusif sangatlah berpengaruh pada niat anak belajar. Jika lingkungan nya di bentuk sedemikian rupa sehingga dapat menumbuhkan rasa penasaran si anak, pasti anak dapat dengan mudah diajak untuk belajar.
Pergaulan pun sangatlah berpengaruh pada pertumbuhan niat belajar anak. Dengan teman-teman yang aktif, anak akan dapat dengan mudah ikut tertarik pada sesuatu sehingga ia dapat dengan mudah mulai belajar.

Waspadai Kanker Payudara, Inilah Pemicunya

Submitted by fery on Tue, 06/26/2012 - 16:06

Meski tak ada angka pasti soal prevalensi maupun jumlah penderita, tren jumlah penderita diperkirakan terus meningkat. “Bila disurvei dari rumah sakit dan Puskesmas (di Kota Bandung), penderita kanker payudara sekitar lima persen total perempuan,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ahyani Raksanagara.

Dokter spesialis payudara, Drajat Suardi, mengungkapkan penderita kanker payudara umumnya adalah perempuan di atas usia 40 tahun. “Perempuan usia 40 tahun ke atas sebaiknya melakukan ma mo grafi,’’ kata dia. Makanan tak se hat, kehamilan terlambat, tidak menyusui, dan menopause, menu rut Drajat bisa memicu kanker payudara. Menurut dia hanya lima persen kemungkinan kanker payudara disebabkan faktor keturunan.

Meski mayoritas penderita kanker payudara berusia di atas 40 tahun, menurut Drajat, perempuan muda juga tak terbebas dari risiko. Ini karena fase menstruasi juga punya pengaruh terhadap kemungkinan kanker payudara.

Makan Wortel Bikin Orang Makin Menarik

Submitted by fery on Tue, 06/26/2012 - 16:03

Banyak makan wortel telah diketahui dapat menyehatkan mata. Tak hanya itu, penelitian terbaru menunjukkan bahwa makan wortel dapat membuat kulit sehat dan bercahaya, yang membuat orang makin menarik.

Peneliti di St Andrews and University of Bristol menunjukkan bahwa wanita dan pria yang rajin makan sayuran dan buah-buahan yang berwarna kuat seperti wortel dan pulm, bisa memiliki kulit kuning bercahaya yang dianggap sangat menarik dan sehat.

Sayuran dan buah-buahan yang berwarna kuat biasanya mengandung pigmen yang disebut karotenoid. Zat ini ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran tertentu yang memainkan peran penting dalam memberikan kulit yang bercahaya.

"Hubungan antara kulit kuning bercahaya dan karotenoid membuka strategi baru untuk mendorong orang agar mau makan lebih banyak buah dan sayuran," jelas Ian Stephen, salah satu ilmuwan yang terlibat dalam proyek, seperti dilansir AFP, Kamis (13/1/2011).

Apa Penyebab Gemuk, Lemak atau Gula?

Submitted by fery on Tue, 06/26/2012 - 16:00

Epidemi obesitas kini mengintai orang di banyak negara. Bahkan, menurut penelitian, orang-orang Inggris sekarang ini memiliki berat badan 24 kilogram lebih gemuk dibandingkan masa 50 tahun lalu. Siapa yang harus disalahkan?

Berbeda dengan kepercayaan banyak orang, sebenarnya tidak banyak perubahan yang terjadi dengan manusia di zaman ini. Kita tidak lebih rakus dalam makanan dan tidak juga lebih malas bergerak. Tetapi, ada satu perubahan menonjol, yakni makanan yang kita asup, dan secara spesifik jumlah gula dalam makanan.

"Secara genetik, manusia belum berubah. Tetapi lingkungan kita, akses kita terhadap makanan murah berubah," kata profesor Jimmy Bell, pakar obesitas dari Imperial College, London.

Ia menjelaskan, setiap hari kita dibombardir oleh industri makanan agar kita makan lebih banyak makanan. "Ada perang antara tubuh kita dan kebutuhan yang dibuat oleh tubuh dengan akses terhadap makanan. Sebagai ilmuwan, saya merasa kita kalah melawan obesitas," kata Bell.

Deretan Penyebab Kolesterol Meningkat

Submitted by fery on Mon, 06/18/2012 - 10:56

PEMILIHAN makanan merupakan salah satu biang keladi tingginya tingkat kolesterol dalam darah. Meski faktor makanan merupakan penyebab yang paling umum, namun ada banyak hal lain yang manyebabkan naiknya tingkat kolesterol. Berikut di antaranya.

1. Berat badan : berat badan yang berlebih bukan hanya mengganggu penampilan, namun juga meningkatkan trigliserida dan juga menurunkan HDL atau yang biasa dikenal dengan kolesterol baik.

2. Minim olah tubuh : meski terlihat sepele, kurang bergerak seperti berolahraga dapat meningkatkan LDL (kolesterol jahat) dan menurunkan kolesterol baik.

3. Usia di atas 20 tahun merupakan masa awal yang mengundang naiknya tingkat kolesterol jika tidak dijaga dengan pola hidup. Pada pria, kadar kolesterol umumnya terus menerus meningkat setelah usia 50 tahun. Pada perempuan, kadar kolesterol akan turun saat menopause, setelah itu kolesterolnya cenderung tinggi seperti pada pria.

Syndicate content
© 2008 Akar Prima Nusantara Drupal theme by Kiwi Themes.