warning: Creating default object from empty value in /home/akarpxgi/public_html/web/doktermaya/modules/taxonomy/taxonomy.pages.inc on line 33.

Persalinan

Artikel mengenai serba-serbi persalinan

4 Cara Menyiapkan Diri untuk Persalinan

Submitted by fery on Wed, 05/02/2012 - 13:01

Ketika akhirnya Anda mengandung buah hati yang sudah lama Anda nantikan, pasti akan ada banyak nasihat dan saran yang Anda terima dari keluarga dan teman-teman. Hal ini dialami Josie Maran, model Maybelline, aktris, dan bintang reality show Dancing with the Stars.

"Waktu aku hamil anak pertama, orang-orang terus memberiku nasihat. 'Jangan berolahraga terlalu berat', 'Jaga badan', 'Ketika hamil, kamu harus makan apapun yang kamu inginkan', atau sebaliknya, 'Kamu harus ekstra hati-hati dengan apa yang kamu makan'," kata ibu dari Rumi Joon (5,5) yang tengah menantikan kelahiran anak kedua ini.

Usir 5 Kekhawatiran Jelang Persalinan

Submitted by fery on Tue, 02/28/2012 - 10:03

Ibu hamil kerap memiliki kekhawatiran akan kehamilan, janin yang dikandungnya, hingga persalinan. Alih-alih bahagia menanti kehadiran sang buah hati, ibu justru dikuasai rasa khawatir yang sebenarnya hanya akan menambah ketegangan saat menjalani persalinan.

Kalaupun ibu hamil merasa khawatir, ada baiknya segera mengindentifikasi kekhawatiran tersebut dan mencari solusinya. Kekhawatiran saat hamil muncul karena ibu terlalu banyak menerima dan menyerap informasi tanpa menyaringnya, atau karena memang mengalami masalah emosi seperti cemas atau panik, selain juga karena minimnya dukungan dari orang terdekat semasa kehamilan.

Dr Ridwan SpOG dari Kemang Medical Care Hospital menjelaskan ada lima kekhawatiran yang kerap dialami ibu hamil. Biasanya rasa takut muncul sejak trimester dan semakin menjadi jelang persalinan kalau kekhawatiran tersebut tak teratasi dengan baik.

Persiapan Persalinan

Submitted by fery on Mon, 02/20/2012 - 10:12

Para wanita yang usia kandungannya telah memasuki trimester 3 tentunya sudah musti melakukan persiapan persalinan, agar terhindar dari kepanikan menjelang persalinan yang banyak melanda calon orang tua.

Bagi para wanita yang usia kandungannya telah memasuki trimester 3 tentunya sudah musti melakukan persiapan persalinan. Biasanya pada masa-masa menjelang persalinan banyak calon orang tua (apalagi bila ini pengalaman kehamilan pertama) yang merasa panik.

Agar tidak terjadi kericuhan pada waktu bersalin, ada baiknya melakukan persiapan menghadapi persalinan. Beberapa hal yang harus dicermati demi lancarnya persalinan yang telah ditunggu-tunggu, ialah:

Pemilihan metode persalinan
Dalam hal ini penting adanya komunikasi antara dokter dan pasangan suami-istri. Sesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan. Pertimbangkan juga segi resiko dan efek yang terjadi setelahnya. Melahirkan normal, operasi caesar maupun waterbirth semuanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Bahaya yang Mengintai Ketika Wanita Hamil Bayi Kembar

Submitted by fery on Tue, 02/14/2012 - 09:48

Jakarta, Kehamilan kembar terdengar menyenangkan, tetapi hal ini terkait dengan risiko komplikasi yang lebih tinggi pada sang ibu. Ada beberapa risiko komplikasi yang mengintai ibu hamil bayi kembar.

Selama kehamilan kembar, risiko kematian perempuan selama kelahiran anak sangat meningkat. Bahkan, bayi akan lebih rentan terhadap bahaya apa pun selama kelahiran.

Dalam kasus kehamilan kembar rahim seorang perempuan membawa lebih dari satu anak di dalamnya. Jadi semakin besar jumlah bayi dalam kandungan, bayi akan semakin kecil dan berat badan rendah. Berikut komplikasi yang paling umum pada ibu hamil kembar, seperti dilansir onlymyhealth, Rabu (8/2/2012):

1. Persalinan prematur
Kebanyakan bayi kembar akan lahir prematur (lahir sebelum 37 minggu). Bayi biasanya lahir dengan berat badan rendah (kurang dari 2.500 gram) dan butuh bantuan bernapas, makan, melawan infeksi dan tetap hangat.

6 Cara Memperbaiki Masalah di Tubuh Usai Melahirkan

Submitted by fery on Fri, 01/27/2012 - 10:21

Jakarta, Setelah melahirkan, terjadi banyak perubahan pada tubuh perempuan. Masalah berat badan mungkin bisa ditangani dengan cepat dan mudah, tetapi masalah lainnya?

Berikut adalah keenam masalah yang terdapat pada tubuh perempuan setelah melahirkan dan bagaimana cara mengatasuinya, seperti dilansir parents.com, Rabu (25/1/2012).

1. Luka Bekas Operasi Caesar

Meskipun sebagian bekas luka memudar dalam satu atau dua tahun, bekasnya tidak pernah benar-benar hilang.

"Kunci untuk membuat bekas luka kurang terlihat adalah dengan cara menanganinya sedari awal," kata Debra Jaliman, MD, instruktur dermatologi klinis di Mount Sinai School of Medicine, di New York City.

Penelitian menunjukkan, bahan aktif dalam gel oles mederma yang terdiri dari ekstrak bawang merah, membantu menyusun kembali kolagen pada kulit dan menghaluskan bekas luka.

Yang Bisa Dilakukan untuk Mencegah Kelahiran Prematur

Submitted by fery on Wed, 11/30/2011 - 10:16

Jakarta, Kelahiran prematur atau sebelum waktunya bisa menimbulkan beberapa risiko baik bagi bayi maupun ibunya. Meski begitu kondisi ini bisa dicegah dengan melakukan beberapa hal.

Kelahiran prematur tidak bisa dianggap enteng karena dapat memicu masalah kesehatan seperti keterlambatan perkembangan, penyakit paru-paru kronis serta cerebral palsy. Serta dapat mempengaruhi emosional dan finansial dari keluarga.

"Kami tidak memahami mekanisme kelahiran prematur yang cukup aman, sehingga dibutuhkan cara yang efektif untuk mencegah hal tersebut," ujar Ronald Gibbs, MD, ketua departemen obestetri dan ginekologi dari University of Colorado Health Sciences Center di Denver, seperti dikutip dari Parenting.com, Senin (21/11/2011).

Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diketahui dan dilakukan untuk membantu mencegah kelahiran prematur yaitu:

1. Mendapatkan perawatan sejak awal kehamilan

Yang Bisa Dilakukan untuk Mencegah Kelahiran Prematur

Submitted by fery on Thu, 11/24/2011 - 16:36

Jakarta, Kelahiran prematur atau sebelum waktunya bisa menimbulkan beberapa risiko baik bagi bayi maupun ibunya. Meski begitu kondisi ini bisa dicegah dengan melakukan beberapa hal.

Kelahiran prematur tidak bisa dianggap enteng karena dapat memicu masalah kesehatan seperti keterlambatan perkembangan, penyakit paru-paru kronis serta cerebral palsy. Serta dapat mempengaruhi emosional dan finansial dari keluarga.

"Kami tidak memahami mekanisme kelahiran prematur yang cukup aman, sehingga dibutuhkan cara yang efektif untuk mencegah hal tersebut," ujar Ronald Gibbs, MD, ketua departemen obestetri dan ginekologi dari University of Colorado Health Sciences Center di Denver, seperti dikutip dari Parenting.com, Senin (21/11/2011).

Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diketahui dan dilakukan untuk membantu mencegah kelahiran prematur yaitu:

1. Mendapatkan perawatan sejak awal kehamilan

Peran Suami Saat Persalinan

Submitted by fery on Thu, 11/17/2011 - 09:54

Kini tidak seperti masa lalu, saat suami tak boleh menyaksikan persalinan pasangannya. Mereka dianggap sebagai gangguan yang mungkin dapat pingsan, dan kalau pun dibolehkan masuk, perannya hanya sebagai penonton saja. Sikap dan praktek para obstetrik di negara-negara maju telah banyak berubah setelah beberapa dekade, dan kini suami dianggap sebagai bagian dari suatu persalinan. Kini semakin banyak suami yang menghadiri bimbingan antenatal dan turut hadir dalam ruang persalinan berbekal pengetahuan seperti halnya pasangannya. Mereka ingin hadir, bukan hanya untuk menyaksikan tapi juga turut berbagi pengalaman dan mambantu sebisa mungkin. Dengan mambolehkan suami hadir dalam persalinan, maka hubungan ibu, ayah, dan bayi mereka akan semakin kukuh.

Selulit Setelah Melahirkan dan Cara Menghilangkannya

Submitted by fery on Thu, 11/17/2011 - 09:46

Wanita hamil atau baru melahirkan biasanya memiliki masalah dengan selulit di kulit. Salah satu cara umtuk menghilangkannya adalah dengan menggunakan krim dengan kombinasi carnitine dan juga kafein.

Apa itu selulit?

Selulit atau yang umumnya dikenal dengan sebutan kulit jeruk, terjadi karena adanya penimbunan lemak akibat hasil ketidakseimbangan jaringan lemak di bawah permukaan kulit. Daerah yang paling sering mengalami selulit adalah paha, pinggul, betis, bokong dan juga perut yang kebanyakan terjadi pada perempuan.

Tingkat keparahan dari selulit ini beragam mulai dari yang ringan seperti kulit terjepit hingga kasus yang lebih berat yang terlihat seperti kulit kusut dan bergelombang.

Tahapan Proses Persalinan

Submitted by fery on Wed, 11/09/2011 - 09:48

Persalinan merupakan hal yang paling ditunggu-tunggu oleh para ibu hamil, sebuah waktu yang menyenangkan namun di sisi lain merupakan hal yang paling mendebarkan. Persalinan terasa akan menyenangkan karena si kecil yang selama sembilan bulan bersembunyi di dalam perut anda akan muncul terlahir ke dunia. Di sisi lain persalinan juga menjadi mendebarkan khususnya bagi calon ibu baru, dimana terbayang proses persalinan yang menyakitkan, mengeluarkan energi yang begitu banyak, dan sebuah perjuangan yang cukup melelahkan.
Ada baiknya para calon ibu mengetahui proses atau tahapan persalinan seperti apa, sehingga para calon ibu dapat mempersiapkan segala halnya guna menghadapi proses persalinan ini. Proses persalinan terbagi ke dalam empat tahap, yaitu :

kala I; Tahap Pembukaan

Syndicate content
© 2008 Akar Prima Nusantara Drupal theme by Kiwi Themes.