warning: Creating default object from empty value in /home/akarpxgi/public_html/web/doktermaya/modules/taxonomy/taxonomy.pages.inc on line 33.

Laktasi

Susu Formula Tak Pernah Mampu Menyamai ASI

Submitted by fery on Fri, 06/08/2012 - 13:55

Masih banyak ibu menyusui yang beranggapan bahwa susu formula lebih baik ketimbang air susu ibu (ASI). Padahal jika dilihat dari kandungan gizi yang ada di dalamnya, ASI jauh lebih baik ketimbang susu formula dan lebih aman dikonsumsi.

Hesti Kristina P. Tobing, Wakil Ketua Ikatan konselor Menyusui Indonesia (IKMI), mengatakan, yang perlu diketahui oleh para ibu menyusui adalah bahwa tidak ada satu pun susu formula yang bebas dari kuman. Bahkan menurut WHO dan FDA semua susu formula tidak steril dan berisiko terkena bakteri termasuk sakazakii.

"Yang ada cuma ambang batas kumannya. Ambang batasnya masih bisa diminum," ujarnya, saat acara konferensi pers membahas soal PP ASI Eksklusif, Rabu, (6/6/2012), di Jakarta.

Menyusui Pangkas Risiko Kanker Payudara

Submitted by fery on Mon, 03/26/2012 - 10:08

MENYUSUI bukan hanya bermanfaat bagi bayi, namun juga untuk sang ibu. Dalam sebuah penelitian yang di pusatkan di Kanada, menyusui lebih dari setahun efektif mencegah serangan kanker payudara.

Penelitian tersebut juga menyebutkan bahwa menyusui kurang lebih setahun bisa memotong kemungkinan terjadinya kanker payudara pada perempuan bahkan yang memiliki sejarah keluarga yan menderita kenker payudara.

Bagi peneliti, perempuan yang memiliki riwayat kanker payudara memiliki tiga hingga empat kali risiko mengalami kanker payudara dan proses menyusui akan menjadi cara alami untuk mengurangi risiko ini.

Penelitian yang dilakukan oleh Institut Riset Perempuan di Ontario, Kanada, menemukan bahwa perempuan yang membawa gen BRCA1 (gen riwayat kanker payudara) hanya memiliki 32 persen kemungkinan mengalami kanker tersebut.

ASI Eksklusif Perkuat Paru-Paru Anak, Terutama Anak Asma

Submitted by fery on Tue, 02/07/2012 - 13:15

Jakarta, ASI eksklusif sangat penting bagi balita dalam masa pertumbuhan. Tak hanya menguatkan sistem kekebalan tubuh, penelitian baru-baru ini membuktikan bahwa ASI eksklusif juga terbukti memperkuat sistem pernapasan.

Ketika memasuki usia sekolah atau sekitar usia 12 tahun, anak-anak yang semasa kecilnya diberi ASI eksklusif memiliki fungsi paru-paru yang lebih baik daripada anak-anak yang diberi susu formula. Uniknya fungsi paru-paru yang baik sangat justru terlihat pada anak yang memiliki ibu penderita asma.

Peneliti dari Swiss dan Inggris menganalisis data dari hampir 1.500 anak-anak yang lahir pada tahun 1993 hingga 1997 di Inggris. Peneliti mengunakan kuesioner untuk mengetahui lama menyusui, gejala pernapasan, dan paparan lainnya.

Menkes Harapkan RPP ASI Segera Disahkan

Submitted by fery on Fri, 01/06/2012 - 09:53

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih berharap agar Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Air Susu Ibu dapat disahkan dalam waktu dua bulan mendatang. Rancangan tersebut kini sudah ditandatangani oleh lima menteri terkait.

"Saya harap dalam satu-dua bulan ini sudah dapat disahkan dan diterapkan," kata Endang dalam konferensi pers Evaluasi Kinerja 2011 dan Program Prioritas 2012 Kementerian Kesehatan, Rabu (4/1/2012) di Jakarta.

Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Air Susu Ibu (RPP ASI) tersebut sempat mengalami kendala dalam penyusunannya karena melibatkan begitu banyak sektor terkait. Meskipun sudah diusulkan sejak tiga tahun lalu, baru kali ini kelima menteri menandatanganinya untuk dijadikan peraturan pemerintah. Kini RPP ASI itu tinggal menunggu pengesahan dari presiden.

Menyusui Bayi Baiknya Pakai Payudara Kiri Kanan Tiap 10 Menit

Submitted by fery on Mon, 12/19/2011 - 09:48

Jakarta, Ibu kadang membiarkan bayinya tinggal lama di satu payudara hingga kenyang ASI, yang akibatnya membuat bayi hanya terbiasa dengan 1 payudara saja. Sebaiknya berikan waktu 10 menit untuk tiap payudara sehingga kedua payudara bisa mengeluarkan ASI dengan sempurna.

Bayi yang mendapatkan ASI secara eksklusif 6 bulan memiliki angka kejadian infeksi yang lebih rendah, mencegah obesitas dan diabetes serta memberikan perlindungan terhadap kanker payudara pada ibu.

Beberapa ibu ada yang memilih memberi makan bayi secara 'on demand' (menunggu si bayi yang minta disusui) yang berarti menyusui setiap kali bayi menunjukkan tanda-tanda kelaparan dan sesuai dengan keinginan bayi.

Serta ada pula yang menyusui berdasarkan rutinitas waktu dan membiarkan bayi menyusu dengan jumlah batas waktu tertentu, misalnya setiap 3 jam sekali menyusui. Biasanya dilakukan sekitar 10 menit untuk setiap payudara.

MENYUSUI ANAK YANG BAIK DAN BENAR

Submitted by fery on Fri, 12/09/2011 - 09:35

Kemampuan menyusui, secara naluriah telah ada pada diri setiap wanita,,sementara kemampuan menghisap puting ibu untuk menyusu juga telah dimiliki secara alamiah oleh setiap anak. Namun terkadang kegiatan ini tidak selalu berjalan mulus, adakalanya puting sang ibu menjadi lecet sehingga proses memberikan ASI ekslusif ini menjadi terganggu, akibatnya mungkin produksi ASI berkurang dan bayi menjadi malas menyusu. Hal tersbut bisa terjadi karena posisi menyusui yang tidak benar.Agar terhindar dari masalah tersebut, cobalah beberapa kiat sederhana berikut ini :

1. Cuci Tangan

Kebersihan dalam proses menyusui sangatlah penting. Cucilah tangan anda sebelum memberikan ASI kepada si bayi, karena jika tangan yang kotor meyentuh puting atau air susu yang dihisap si anak, maka penularan penyakit dan kuman kepada anak bisa berpotensi tinggi.

2. Melembabkan Puting Susu

ASI Cerdaskan Bayi Laki-laki

Submitted by fery on Wed, 12/07/2011 - 10:32

Adakah nutrisi yang bisa merangsang kemampuan otak bayi? Jawabannya ada, yakni air susu ibu (ASI). Riset termutakhir menemukan bayi yang mendapat ASI selama 6 bulan pertama memiliki kemampuan akademik lebih baik dibanding yang tidak diberi ASI.

Penelitian dilakukan di Australia terhadap 1.038 bayi yang mendapatkan ASI dari ibunya. Di usia 10 tahun, bayi-bayi yang mendapat ASI tersebut lebih unggul di bidang matematika, membaca, menulis dan mengeja. Akan tetapi hasil yang menonjol tersebut hanya terlihat dari bayi laki-laki yang diberi ASI.

Ketua peneliti, Wendy H.Oddy, ahli nutrisi dari University of Western Australia mengatakan perbedaan tingkat kecerdasan pada bayi laki-laki dan perempuan ini belum jelas. "Dugaan sementara ini terjadi karena anak laki-laki lebih rentan pada stres sedangkan hormon perempuan memiliki efek perlindungan," katanya.

Apakah kolostrum itu? Bagaimana caranya bisa bermanfaat untuk bayi saya?

Submitted by irfan on Sun, 10/26/2008 - 16:23
irfan's picture

Payudara Anda menghasilkan kolostrum dimulai selama masa kehamilan dan terus berlanjut sampai hari-hari awal menyusui. Susu istimewa ini berwarna kuning sampai oranye dan lengket serta tebal. Kandungan lemaknya rendah sedangkan karbohidrat, protein, dan antibodi tinggi untuk membantu menjaga anak Anda tetap sehat. Kolostrum sangatlah mudah dicerna sehingga merupakan makanan bayi yang sempurna. Jumlahnya sedikit (dapat diukur dalam beberapa sendok saja) namun kaya akan nutrisi yang terkonsentrasi di dalamnya untuk bayi baru lahir.

Bagaimana Mencegah Puting Lecet?

Submitted by irfan on Sun, 10/26/2008 - 15:19
irfan's picture

Menyusui tidak semestinya sakit. Menyusui diharapkan menjadi suatu pengalaman yang menyenangkan dan dapat dinikmati oleh Anda dan bayi Anda.

Puting lecet paling sering disebabkan oleh posisi bayi yang tidak tepat pada payudara.

Berikut adalah langkah-langkah dasar yang akan membantu mencegah puting lecet :

  1. Posisi diri Anda senyaman mungkin dengan bantuan sandaran punggung, bantal yang menyangga lengan dan bantal di pangkuan, serta sandaran kaki.
Syndicate content
© 2008 Akar Prima Nusantara Drupal theme by Kiwi Themes.