warning: Creating default object from empty value in /home/akarpxgi/public_html/web/doktermaya/modules/taxonomy/taxonomy.pages.inc on line 33.

Kehamilan

Kehamilan

Hamil di Usia 30 Tahun tak Selamanya Berisiko

Submitted by fery on Thu, 03/01/2012 - 09:57

Banyak alasan yang membuat seorang wanita menunda menikah dan memiliki momongan. Fenomena hamil di usia pertengahan (30 tahun) atau bahkan lebih tua bukan tanpa risiko dan mitos. Banyak orang percaya bahwa kehamilan yang terlambat (usia di atas 30 tahun) cenderung berisiko, tidak sehat dan penuh dengan komplikasi. Tapi hal itu tidak selamanya benar.

Konsultan kesehatan kandungan dan kebidanan di Moolchand Fertility & IVF New Delhi India, Dr. Shweta Gupta, mengatakan bahwa kehamilan yang terlambat tidak selamanya buruk dan berisiko bagi perempuan, dengan mengacu pada beberapa alasan berikut ini:

1. Kemajuan iptek

10 Penyebab Komplikasi Kehamilan

Submitted by fery on Thu, 02/23/2012 - 10:38

Setiap tahun diperkirakan sekitar 500 ribu wanita meninggal akibat kasus-kasus yang berkaitan dengan kehamilan. Bahkan diperkirakan lebih dari 60 juta wanita di dunia menderita akibat berbagai komplikasi selama kehamilan. Sekitar 30 persen di antaranya menanggung infeksi dan luka akibat komplikasi tadi sepanjang sisa hidup mereka. Karenanya kehamilan harus direncanakan dengan matang agar nyawa Sang Ibu dan buah hati selamat.

Pentingnya Perencanaan

Sejak awal pasangan suami istri mestinya memutuskan mereka akan mempunyai anak berapa. Di negara-negara berkembang, sudah menjadi pemandangan lazim kalau kita melihat ibu-ibu yang sudah hamil lagi padahal ia masih menggendong bocah kecil atau malah menyusui bayinya. Perencanaan yang baik memungkinkan ibu mengatur jarak ideal antara kehamilan yang satu dengan kehamilan berikutnya, meringankan tugas Si Ibu, sekaligus memungkinkan tubuhnya pulih kembali usai melahirkan.

Diet Sehat

Kehamilan Tak Hanya Butuh Kesiapan Fisik

Submitted by fery on Fri, 02/10/2012 - 10:45

Kehamilan merupakan saat yang paling ditunggu-tunggu oleh setiap pasangan menikah. Oleh karena itu, ketika kehamilan itu akhirnya datang, setiap perempuan pasti menginginkan janin yang sehat, dan melahirkan anak yang sehat dan cerdas.

Namun untuk melahirkan anak yang sehat dan cerdas, Anda juga harus mempersiapkan kehamilan dengan baik. Ibu hamil yang sehat adalah ibu yang tidak hanya mempersiapkan kehamilannya secara fisik, tetapi juga psikis. Lalu persiapan fisik dan psikis seperti apa yang harus dilakukan oleh Anda yang sedang merencanakan kehamilan? Simak tips dari dr Tri Yuniarti, SpOG, spesialis kebidanan dan kandungan dari RS Yadika, Kebayoran Lama, Jakarta, berikut ini.

1. Persiapan fisik

Asupan Vitamin dan Mineral Kala Hamil

Submitted by fery on Thu, 02/09/2012 - 10:12

Sepanjang kehamilan, ibu membutuhkan asupan vitamin dan mineral dalam jumlah cukup untuk menjaga kesehatan dan perkembangan janin. Pada masa kehamilan, jumlah kebutuhan energi, vitamin, dan mineral meningkat kurang lebih sekitar 10-50 persen. Sementara, kebutuhan vitamin C dan mineral seng meningkat sekitar 40 persen, zat besi meningkat sampai 50 persen. Jika ibu hamil (bumil) mengikuti rambu-rambu gizi seimbang, kebutuhan tersebut dapat terpenuhi.

Khusus asam folat, disarankan untuk menambah asupannya dalam bentuk suplemen. Memang, asam folat banyak terkandung dalam sayuran hijau, tetapi karena asam folat mudah rusak oleh cara pengolahan yang salah, mau tak mau harus ada tambahan suplemen. Umumnya dokter atau bidan akan memberikan resep suplemen yang mengandung asam folat 400 mikrogram per hari hingga usia kehamilan 12 minggu. Hal ini untuk mencegah terjadinya neural tube defect atau kerusakan pada saraf janin.

Inilah Suplemen Wajib bagi Ibu Hamil

Submitted by fery on Mon, 02/06/2012 - 10:20

CALON ibu terus gencar mengupayakan kesehatan calon bayi, meski masih di dalam kandungan. Untuk perempuan hamil, ada baiknya mengkonsumsi minyak ikan selama kurun waktu kehamilan.

Para peneliti di Adelaide University, Australia, mengatakan bahwa sedikitnya 706 perempuan hamil dengan riwayat keluarga yang memiliki alergi. Namun setelah diberikan suplemen minyak ikan sebanyak tiga kali sehari selama 21 minggu di masa kehamilan, para peneliti percaya bahwa minyak ikan yang dikonsumsi perempuan hamil akan diteruskan ke plasenta dan pada akhirnya dapat membantu sistem kekebalan tubuh calon bayi dari serangan beragam virus dan eksim.

Meski demikian menurut British Medical Journal, diperlukan uji klinis lebih lanjut mengenai minyak ikan yang dapat melindungi ibu hamil dari serangan asma.

sumber : mediaindonesia.com

Ibu Hamil Perlu Gizi Ekstra

Submitted by fery on Tue, 01/31/2012 - 10:57

Jika dikatakan dari ibu yang sehat akan melahirkan anak yang sehat, itu memang benar. Karena kecukupan gizi sebelum dan selama kehamilan sangat berpengaruh pada risiko komplikasi dan kesehatan si anak di masa datang.

Kehamilan merupakan masa kritis tumbuh-kembang manusia yang sangat berharga dan berlangsung singkat. Di samping untuk dirinya, ibu hamil juga harus bisa memenuhi kebutuhan zat gizi untuk janin yang dikandung.

Namun sayangnya kebanyakan ibu hamil tidak menyadari ia memiliki masalah dengan nutrisi. Padahal, menurut dr.Damar Pramusinto, Sp.OG, seseorang yang terlihat sehat bisa saja sebenarnya mengalami kekurangan vitamin.

Kenali Tanda Kehamilan Ini

Submitted by fery on Wed, 01/25/2012 - 10:19

KOMPAS.com - Terlambat datang bulan menjadi tanda yang paling mudah dikenali untuk mengetahui apakah Anda hamil atau tidak. Lalu, untuk memastikan, Anda bisa menggunakan alat uji kehamilan. Meski begitu, tanda-tanda kehamilan juga dapat dikenali dari sejumlah perubahan fisik, serta beberapa gejala yang kerap dialami perempuan sebagai penanda kehamilan. Dengan mengenali tanda kehamilan, tentu Anda akan lebih berhati-hati dan mempersiapkan kehamilan lebih baik lagi, apalagi bagi Anda yang begitu menanti kehadiran buah hati.

* Payudara atau puting terasa nyeri, bengkak. Payudara akan terasa berat, sakit atau nyeri bila dipegang. Dua minggu pertama setelah kehamilan dimulai, payudara ibu mulai membesar dan berubah sebagai persiapan untuk memproduksi susu. Penyebab utama dari perubahan ini adalah meningkatnya produksi hormon estrogen dan progesteron.

Bercinta Aman untuk Penderita Penyakit Jantung

Submitted by fery on Fri, 01/20/2012 - 09:55

The American Heart Association menyatakan aktivitas seksual secara umum tidak berbahaya untuk para penderita penyakit jantung. Meski begitu pasien harus memeriksakan diri secara teratur ke dokter.

Aktivitas seksual perlu diwaspadai apa bila penyakitnya tidak terkontrol. Asosiasi jantung tersebut juga menambahkan bahwa diperlukan riset yang lebih dalam mengenai pengaruh hubungan seksual terhadap sistem kardiovaskular kaum wanita dan orang lanjut usia yang memiliki kondisi khusus.

Kegiatan seksual dinyatakan masuk akal untuk pasien angina ringan (nyeri dada) dan mereka yang menderita penyakit jantung ringan, dan pasien penyakit jantung yang tidak ada keluhan. Pasien yang menderita gangguan detak jantung (atrial fibrillation) yang terkontrol juga aman berhubungan seks.

9 Makanan yang Pantang Dimakan Ibu Hamil

Submitted by fery on Wed, 01/18/2012 - 11:36

KITA sering mendengar banyak pantangan makanan bagi wanita hamil. Ada yang bilang makanan itu dapat memengaruhi kesehatan bayi. Ada pula yang bilang dapat mengakibatkan keguguran. Memang, tak semua informasi itu benar. Tak sedikit pula yang menyatakan pantangan itu sebagai mitos. Namun, banyak pantangan makanan yang telah diuji dan diperkuat secara medis. American Pregnancy Association (APA) menyebutkan sembilan makanan yang tak boleh dikonsumsi saat hamil:

Daging atau Ikan Mentah

Hobby makan sushi tampaknya harus ditunda dulu ya. Daging atau ikan yang dimakan tanpa dimasak terlebih dahulu sangat beresiko mengandung bakteri berbahaya seperti toxoplasma dan salmonella.

Ikan Bermerkuri

Memang tidak mudah membedakan ikan dengan kandungan merkuri yang tinggi. Namun, Anda sebaiknya menghindari makanan-makanan kalengan atau tidak terlalu sering mengonsumsinya.

Telur mentah atau setengah matang

Kenali “ganguan-gangguan” selama kehamilan

Submitted by fery on Wed, 01/11/2012 - 09:36

Ada beberapa gangguan kesehatan yang dapat mengintai ibu hami, ada yang sifatnya berat ada juga yang ringan. Namun, apapun gangguan tersebut bila tak dipahami dengan baik dapat menimbulkan kekhawatiran. Oleh karenanya, kenali ” musuh-musuh” tersebut.

ANEMIA

Gejala anemia meliputi : badan terasa lemah, pandangan berkunang-kunang, napas pendek. Untuk mengatasinya, konsultasikan kepada dokter, mungkin Anda perlu suplemen zat besi atau memperbaiki pola makan.

TROMBOSIS

Gangguan aliran darah pada daerah tungkai atau lazim disebut trombosis, dapat terjadi selama kehamilan. Pada kehamilan trimester terakhir, terjadi sedikit penurunan kecepatan aliran darah akibat adanya penekanan oleh janin pada pembuluh darah utama. Namun, tak perlu khawatir karena hanya satu persen dari kasus kehamilan mengalami trombosis vena. Jika dipandang perlu, dokter mungkin akan menyarankan ibu hamil untuk banyak istirahat.

PRE-EKLAMPSIA

Syndicate content
© 2008 Akar Prima Nusantara Drupal theme by Kiwi Themes.