warning: Creating default object from empty value in /home/akarpxgi/public_html/web/doktermaya/modules/taxonomy/taxonomy.pages.inc on line 33.

Anak

Anak

Nutrisi Otak Agar Anak Cerdas

Submitted by fery on Wed, 02/01/2012 - 10:49

PASTIKAN Anda memberikan nutrisi yang cukup untuk otak si kecil agar ia tumbuh sehat dan juga cerdas karena dengan kekurangan salah satu nutrisi tersebut akibatnya perkembangan sistem saraf pusat dan kemampuan kognitif di masa selanjutnya pun akan turut terpengaruh (menurut suatu penelitian yang dipublikasikan dalam British Medical Journal, Inggris, tahun 2001).

Agar si kecil tumbuh sehat juga cerdas maka Kebutuhan yang diperlukan antara lain Lemak Pembangunan Otak, Lemak, terutama asam lemak (DHA dan ARA), adalah salah satu nutrisi yang penting untuk pertumbuhan otak dan mata si kecil. Kekurangan kedua jenis asam lemak esensial itu saat lahir berkorelasi dengan berat badan yang rendah, lingkar kepala yang kecil, dan ukuran plasenta yang rendah. Akibatnya perkembangan sistem saraf pusat dan kemampuan kognitif di masa selanjutnya pun turut terpengaruh. menurut suatu penelitian yang dipublikasikan dalam British Medical Journal, Inggris, tahun 2001.

Nutrisi yang Diperlukan untuk Tumbuh Kembang Anak 5-12 Tahun

Submitted by fery on Mon, 01/30/2012 - 11:07

Jakarta, Anak-anak usia 5-12 tahun sudah tahu makanan apa yang diinginkan dan sering makan di luar rumah. Pengaruh dari teman dan iklan juga mulai mempengaruhi anak dalam memilih makanan. Meski begitu orangtua tetap harus memperhatikan kandungan nutrisi agar tumbuh kembang anak menjadi sempurna.

Meskipun pertumbuhan anak usia 5-12 tahun lebih lambat dari pada masa bayi, anak usia sekolah masih memiliki kebutuhan gizi yang tinggi, tetapi selera makannya cukup kecil.

Jadi sangat penting bahwa semua pilihan makanan dan snack sebaiknya kaya akan nutrisi dan energi. Pilihan makanan anak-anak sedini mungkin dapat mempengaruhi pilihan makanan anak-anak tersebut di kemudian hari hingga dewasa.

Anak-anak sekolah masih memiliki kebutuhan energi yang tinggi untuk pertumbuhan dan aktivitas, tetapi semakin banyak yang menjadi kelebihan berat badan. Hal tersebut karena mereka makan terlalu banyak kalori dan tidak cukup aktif untuk memakai energi tambahan yang mereka dapatkan.

10 Tips Agar Anak Hobi Membaca

Submitted by fery on Thu, 01/26/2012 - 13:04

ANAK cenderung memilih kegiatan yang menyenangkan dan menggembirakan dibandingkan membaca, padahal membaca adalah kegiatan yang dapat menambah wawasan dan ilmu pada anak nantinya. Tetapi jika Anda dapat menciptakan suasana yang menyenangkan dan menggembirakan maka mereka akan bersemangat untuk memulai kegiatan tersebut.

Penulis buku anak terkenal, Peter Corey, menyarankan salah satu kunci sukses agar suasana kegiatan membaca dapat menyenangkan adalah bacalah bersama-sama dengan anak Anda. Membaca bersama si kecil adalah kegiatan yang positif dan edukatif, karena kegiatan tersebut dapat meningkatkan minat baca anak Anda.

Seperti yang dikutip dari femalefirst, Peter Corey juga memberikan tips lainnya untuk Anda meningkatkan minat baca untuk Anak Anda, yaitu:

Cara Jitu untuk Penuhi Kebutuhan Nutrisi Anak

Submitted by fery on Tue, 01/24/2012 - 10:16

Jakarta, Memikirkan cara untuk memenuhi nutrisi yang seimbang untuk anak memang kadang membuat hampir frustasi. Anak seringkali pilih-pilih makanan, dan cenderung hanya mau makan makanan yang disukai saja. Banyak orangtua khawatir mengenai apa yang dimakan anak-anaknya dan khawatir bahwa anak akan kekurangan gizi.

Kira-kira bagaimana cara yang paling efektif untuk dapat memenuhi nutrisi anak?

Pertimbangkanlah mengenai tips-tips untuk dapat memenuhi nutrisi anak berikut seperti dikutip dari MayoClinic, Jumat (20/1/2012) antara lain:

1. Menghormati selera makan anak

Jika anak memang sedang tidak tidak lapar, maka jangan memaksakan untuk mau makan. Demikian juga, jangan memaksakan menyuapkan makanan bergizi yang tidak disukai oleh anak. Hal tersebut justru akan membuat anak semakin keras kepala mempertahankan selera makan yang diinginkan.

Amankah Anak Menelan Pasta Gigi ?

Submitted by fery on Fri, 01/20/2012 - 09:50

SAAT gigi pertama muncul, sejak itulah perawatan gigi anak balita dimulai. Caranya adalah dengan mengajarkannya menyikat gigi. Namun, dalam belajar menyikat gigi, anak balita sering kali menelan pasta gigi. Amankah hal ini?

Pasta gigi untuk anak pada umumnya mengandung bahan-bahan yang aman kalau tertelan. "Fluroide dan bahan-bahan lain biasanya jumlahnya sangat sedikit. Lagi pula sudah ada aturan tentang kadar maksimalnya," kata drg Arma Sastra Bahar dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia.

Untuk mencegah tertelannya pasta gigi, anak bisa diajarkan cara berkumur yang baik dan mengajarkannya untuk tidak menelan sisa kumur. "Seandainya tertelan pun tidak akan semua, masih aman," tambah drg Arma.

Aktivitas Luar Rumah, Perkuat Memori Anak

Submitted by fery on Thu, 01/19/2012 - 09:34

The American Heart Association, menyarankan para ibu mengajak anak-anak yang baru berjalan (toddlers) untuk berolahraga setidaknya 30 menit sehari. Anak yang baru belajar berjalan, memiliki cadangan energi yang sedikit dan juga memori yang tidak tahan lama, karena mereka lebih mudah tertarik akan suatu hal dan mudah melupakan hal yang sebelumnya.
Oleh karena itu, dengan mengajak mereka melakukan aktivitas di luar rumah akan membantu mereka memperkuat memori dan juga kesehatan jantungnya. Berikut ini lima aktivitas di luar rumah yang dapat Anda lakukan bersama anak Anda :

Mengikuti Setiap Gerakan Anda

Mewaspadai Tumor Pada Anak

Submitted by fery on Mon, 01/16/2012 - 11:28

Karena keberadaannya sulit dideteksi, orang tua wajib mewaspadai gejalanya. Tumor jenis apa yang bisa diderita anak dan cara-cara apa yang digunakan untuk mengobatinya?

Dalam istilah kedokteran, tumor berarti pembengkakan atau benjolan. Ia bisa bersifat jinak, juga ganas, tergantung dari gambaran sifat sel-selnya di bawah mikroskop. Dari situ bisa dipastikan, jenis serta pertumbuhan tumor. Tak hanya itu. Dari sifat biologisnya juga bisa dilihat mengenai pembesaran, penyebaran, dan gangguan tumor.

"Adanya benjolan atau massa tumor pada seorang anak, harus selalu dipikirkan kemungkinan adanya penyakit keganasan yang dikenal sebagai kanker," jelas dr. Endang Windiastuti, MD, MM (Paed), dari Sub Bagian Hematologi-Onkologi RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta.

Jangan Anggap Remeh Anemia Pada Anak.

Submitted by fery on Fri, 01/13/2012 - 10:34

Adanya siklus menstruasi setiap bulan merupakan salah satu faktor penyebab perempuan mudah terkena anemia atau akrab dikenal dengan istilah kurang darah. Namun, anemia kini tak hanya diderita kaum perempuan, tetapi mulai banyak diderita anak-anak. Faktor penyebabnya adalah konsumsi makanan yang defisiensi zat besi dan terkena infeksi penyakit seperti cacing dan malaria.

Melihat dampaknya pada kecerdasan anak dan daya tahan tubuh, anemia bagi anak jangan dianggap enteng. Untuk itu, perlu pendeteksian lebih dini agar apa yang terjadi dapat diatasi dengan lebih baik.

“Angka kematian akibat ibu hamil anemia memang cukup tinggi. Bila penyakit tersebut menjangkiti bayi yang dikandungnya, hal itu akan menghambat perkembangan fisik dan intelektual anak,” kata dr Pauline Endang SpGK, Kepala Instalasi Gizi Rumah Sakit Umum Fatmawati.

Kok berat Badannya tak Naik-naik?

Submitted by fery on Wed, 01/11/2012 - 09:43

Sebagai orang tua tentu khawatir melihat tubuh si buah hati yang lebih kurus dibanding bayi dan balita seusianya. Padahal, rasanya segala cara untuk menaikkan berat badan sudah dilakukan, tetapi tetap saja berat badan si kecil sulit sekali naik.
Bila berat badan tidak naik sesuai standar yang ada, terutama pada bayi di bawah usia tiga tahun, haruslah kita cari penyebabnya. Tetapi yang perlu diingat, ada beberapa anak memang berperawakan kecil, dan bukan berarti dia kekurangan gizi.

Pada usia di atas satu tahun, bila melihat kurva pertumbuhan anak normal memang akan ada perlambatan pertumbuhan yang ditandai dengan berat badan tak terlalu banyak naik.

Kemungkinan lain selain keturunan adalah anak memiliki constitutional growth delay. Keadaan ini terjadi pada anak yang perawakannya kecil pada masa kanak-kanak dan sebelum pubertas. Tetapi mereka akan melesat pertumbuhannya saat pubertas nanti.

Menciptakan Tempat Bermain yang Ideal di Rumah

Submitted by fery on Mon, 01/09/2012 - 09:55

SEORANG anak memerlukan tempat yang khusus bagi dirinya, sesuai dengan kemampuan, minat, dan usianya. Ukuran tempat bukanlah yang terpenting, biasa saja itu berupa tempat bermain khusus atau bahkan bagian dari pojok kamar tidur yang berbagi dengan saudaranya. Namun yang terpenting, ia merasa bahwa tempat itu adalah “miliknya”. Tentu saja, tempat itu tidak berbahaya sama sekali. Rak harus rendah dan terbuka, karena mainan anak lebih cocok ditaruh di rak yang mudah dijangkaunya, daripada ditaruh dalam laci. Hanya barang-barang milik anak saja yang boleh ditaruh disitu sehingga ia bebas beraktivitas, bermain dan bereksperimen.

Biarkan anak bermain dengan bebas sehingga tempat itu berantakan; disana pula kita dapat mengajarkannya untuk membereskan barang-barangnya dan menaruhnya kembali sesudah selesai bermain. Tetapi hindari suasana di mana keteraturan lebih penting daripada kegembiraan. Anak-anak membutuhkan kebebasan untuk membuat berantakan dan menjadi kotor.

Syndicate content
© 2008 Akar Prima Nusantara Drupal theme by Kiwi Themes.