warning: Creating default object from empty value in /home/akarpxgi/public_html/web/doktermaya/modules/taxonomy/taxonomy.pages.inc on line 33.

Bayi

Bayi

Lahir Lebih Gemuk, Bayi Masa Kini Belum Tentu Besarnya Gendut

Submitted by fery on Wed, 01/11/2012 - 09:39

Jakarta, Dalam beberapa dekade belakangan, berat badan dan panjang rata-rata bayi baru lahir mengalami peningkatan. Banyak yang mengaitkannya dengan risiko kegemukan di kemudian hari, namun sebuah penelitian terbaru membantah anggapan tersebut.

Dalam sebuah penelitian yang dimuat di The Journal of Paediatrics, terungkap bahwa masa kini terukur rata-rata 0,45 kg lebih berat dan 1,25 cm lebih panjang. Data tersebut ditarik berdasarkan data yang dihimpun sejak tahun 1929 sampai tahun 1970-an.

"Apa yang dianggap sebagai bayi besar pada tahun 1930 tidak akan dianggap sebagai bayi besar saat ini," kata peneliti, Ellen Demerath, profesor di University of Minnesota School of Public Health's Division of Epidemiology and Community Health.

Diare pada Bayi

Submitted by fery on Wed, 01/04/2012 - 10:06

DIARE pada bayi bisa mengakibatkan kematian. Sampai saat ini penyakit diare atau mencret masih merupakan salah satu penyakit utama pada bayi dan anak di Indonesia. Diperkirakan, angka penderita antara 150 sampai 430 per 1.000 penduduk setahunnya. Dengan berbagai upaya, angka kematian bayi dan anak akibat diare di rumah sakit sekarang dapat ditekan menjadi kurang dari tiga persen.

Dr Purbawati dari RS PKU Muhammadiyah Solo dalam acara “Info Kesehatan bagi Pengunjung” di Solo, Senin (10/9), mengingatkan tentang bahaya diare pada bayi dan anak. “Diare pada bayi dan anak jangan dianggap enteng, karena bila dibiarkan berlarut, akan mengakibatkan dehidrasi dan selanjutnya shock, bahkan kematian,” katanya.

Saat Bayi Anda tak Bisa Menyusu

Submitted by fery on Fri, 12/30/2011 - 09:39

Tidak semua bayi yang baru dilahirkan bisa langsung menyusu di puting susu ibunya, untuk diperlukan 'bimbingan' dan latihan dari sang ibu agar bayi bisa secara alami menyusu pada puting sang ibu.
Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan, salah satunya dengan menggunakan Syiringe (Spuit atau Semprit).

Gunakan semprit ukuran 5 ml atau 10 ml. Pasang sepotong selang halus ke adaptornya, kira-kira sepanjang 5 cm.

Sebagai contoh, sepotong irisan dari selang halus, mencakup ujung adaptor dari selang tersebut.

Anda dapat mengukur sejumlah susu untuk sekali pemberian dalam sebuah cangkir kecil. Isilah semprit dengan susu dari cangkir. Letakkan ujung selang ke sudut mulut mulut bayi, dan dengan perlahan tekan susu keluar sementara bayi menyusu pada payudara.

Isi ulang semprit dengan susu, dan teruskan hal tersebut hingga bayi selesai diberi makan. Cobalah untuk melakukan hal ini selama 30 menit (sekitar 15 menit untuk tiap payudara).

Ciuman Ibu Perkuat Kekebalan Bayi

Submitted by fery on Thu, 12/29/2011 - 09:17

Ciuman ibu kepada buah hatinya merupakan suatu bentuk tanda kasih sayang yang tidak terukur. Tetapi, tahukah Anda bahwa ciuman seorang ibu juga dapat menjadi bentuk proteksi terhadap anak, terutama untuk mencegah penyakit?

Sebuah kelompok penelitian yang dipimpin oleh Dr Tagg menemukan bahwa ketika seorang ibu mencium bayinya, secara tidak langsung, si ibu akan mentransmisikan sejenis bakteri tertentu yang dapat membantu membangun kekebalan terhadap penyakit seperti pilek dan radang telinga

Bukan hanya itu, pelukan ibu rupanya turut andil dalam mempromosikan pemulihan penyakit lebih cepat. Manfaat kesehatan ini ditemukan dalam sebuah penelitian di Bliss Hospital, terutama pada anak-anak yang lahir prematur di Montreal. Penelitian ini melibatkan 61 bayi.

Bayi Mengenal Bahasa Sejak Lahir

Submitted by fery on Fri, 12/16/2011 - 09:52

Anda mungkin kaget bagaimana mungkin bayi berumur hitungan bulan sudah dapat belajar bahasa isyarat?

Menurut sebuah penelitian menunjukkan bahwa bayi sudah mulai mempelajari tata bahasa sejak mereka dilahirkan. Para peneliti menemukan bahwa di tahun pertama, para bayi akan mendengarkan secara dekat dan membangun pola-pola kata. Namun, Professor Jill Lany dari University of Notre Dame mengatakan bahwa bayi mulai mengenal tata bahasa secara kompleks pada sekitar usia 17 bulan.

"Bayi selalu melihat tanda dalam konteks pernyataan dan suara. Penelitian ini mengungkapkan terdapat beberapa petunjuk mengejutkan dalam aliran suara yang dapat membantu bayi mempelajari makna kata-kata," ungkap Prof. Lany.

Prof. Lany juga menemukan bahwa bayi berusia 1 tahun mulai dapat mengenali petunjuk tata bahasa untuk menduga hubungan dari kata yang digunakan saat berbicara. Seperti kata 'ini' yang digunakan sebelum kata benda.

Bayi Harus Tidur Bersama Ibu hingga 3 Tahun

Submitted by fery on Tue, 12/06/2011 - 10:10

DOKTER anak di University of Cape Town di Afrika Selatan menyarankan agar bayi yang baru lahir harus berbagi tempat tidur dengan ibu mereka sampai hingga setidaknya berusia 3 tahun.

Saran yang bertentangan dengan saran kesehatan sebelumnya ini menyebutkan bahwa bayi cenderung lebih stres jika mereka dibiarkan tidur sendiri. Diklaim bahwa tidur di dada ibu mereka membuat bayi yang baru lahir bisa beristirahat yang lebih baik daripada diletakkan dalam tempat tidur sendiri.

Saran ini datang dari Dr Nils Bergman, dokter anak di University of Cape Town di Afrika Selatan. Ia menemukan bahwa tidur sendirian membuat bayi lebih sulit menciptakan ikatan dengan ibu. Tidur berpisah juga bisa merusak perkembangan otak bayi yang nantinya dapat menyebabkan masalah perilaku.

9 Kondisi Umum pada Bayi yang Baru Lahir

Submitted by fery on Thu, 11/24/2011 - 16:14

Alangkah gembiranya memiliki bayi di rumah Anda. Semua anggota keluarga menyambutnya penuh suka cita. Namun, salah satu kondisi berikut pada bayi Anda mungkin membuat Anda cemas. Jangan khawatir, ternyata sebagian besar kondisi berikut bukanlah masalah serius yang perlu dicemaskan.

1. Bayi Anda memiliki benjolan di kepala

Hati-hati Asupan Gula Berlebih Pada Bayi

Submitted by fery on Wed, 11/16/2011 - 09:47

Air susu ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi terbaik untuk bayi dan anak terutama pada 6 bulan pertama kehidupannya dan sangat diharapkan dapat diberikan hingga anak usia 2 tahun. Kandungan nutrisi di dalam ASI tidak dapat tergantikan nilainya oleh makanan lain, sehingga pemberian ASI bagi awal kehidupan bayi menjadi kewajiban seorang ibu. ASI sangat bermanfaat untuk perkembangan otak dan daya tahan tubuh, serta dapat mempererat hubungan kasih sayang antara ibu dan bayi. Karena itu kandungan ASI merupakan acuan yang paling ideal bagi asupan gizi bayi, sehingga disebut juga sebagai “golden standard”. Satu hal penting pada komposisi ASI yaitu tidak mengandung sukrosa (gula meja). Sumber karbohidrat yang ada di dalam ASI adalah laktosa atau yang dikenal sebagai gula susu.

Bayi Harus BAB Dalam 24 Jam Pertama

Submitted by kennia on Mon, 11/03/2008 - 22:39

Bayi yang pencernaannya normal, akan BAB pada 24 jam pertama setelah dilahirkan. BAB pertama ini disebut mekonium. Biasanya berwarna hitam kehijau-hijauan dan lengket seperti aspal yang merupakan produk dari sel-sel yang diproduksi dalam saluran cerna selama ia dalam kandungan.

KENALI WARNA DAN BENTUK FESES/Tinja BAYI

Submitted by kennia on Mon, 11/03/2008 - 22:38

Frekuensi yang sering bukan berarti pencernaannya terganggu.
Waspadai bila warnanya putih atau disertai darah. Kegiatan buang air besar pada bayi
kadang membuat khawatir orang tua. Warna, bentuk dan polanya yang berbeda
dengan orang dewasa inilah yang kerap menimbulkan kecemasan. Sebelum kita
menjadi cemas, berikut penjelasan dr. Waldi Nurhamzah, Sp.A, tentang feses bayi.

WARNA

Umumnya, warna-warna tinja pada bayi dapat dibedakan menjadi kuning
atau cokelat, hijau, merah, dan putih atau keabu-abuan. Normal atau

Syndicate content
© 2008 Akar Prima Nusantara Drupal theme by Kiwi Themes.